Dari beberapa kali pitching yang pernah gue ikuti, cooking oil pitch`s, dua brand ini adalah yang terlama waktunya. Pihak klien memberikan waktu yang sangat cukup kepada team untuk mempersiapkan materi kreatifnya. Bersukur banget, karena hal ini gak pernah terjadi sebelumnya. Selaluuuu aja yang ada pitching dadakan. Harus siap presentasi lima hari dari terima brief, dah biasaa...konsekuensinya yaaa..tiap hari pulang pagi, dan gak fresh and lost power pas present to klien. Bersukur banget, karena menjelang liburan tahun baru begini udah gak ada beban kerjaan yang nge-ganjel. So, I can enjoy my vacation niiij.
Brand yang team kami kerjakan kemarin cukup seru, secara pengerjaan proses kreatifnya. Karena berdasarkan temuan FGD, kami harus memisahkan ke dua brand ini dengan kontras. Secara target market ke dua brand ini sangat berbeda ibarat langit dan bumi, hehe. Brand yang satu, Sania targetnya adalah SES AB, Hi-End, ibu -ibu deburr kalo kata reza, AM gue,hehe. Sedangkan Fortune, yang jelas saingan mereka adalah minyak curah, objective-nya merebut pasar pengguna minyak curah, SES CDE doong...temen-temennya "si oneng bajaj bajuri"
Jelas untuk dua kepentingan yang sangat beda dunia itu, kita se-team juga harus bisa "nyemplung" di dua situasi tersebut. Sigap buat switching mindset dari branded ke non brand, dari deburr ke bajaj bajuri version hehe. Mau gak mau...supaya kreatif yang bakal "di jual" bisa benar - benar tajam dan tepat sasaran, sesuai strategi yang kita propose. Lucunya waktu presentasi, kita bener - bener bisa fight abis buat dua situasi yang ibarat hitam & putih kontrasnya. Klien nya bingung kali liat kita kok bisa gamblang dan luwes banget switch personality, dari hi-end ke low-end.Gitu deh senangnya di agency, kita bisa "jadi apa aja". Selalu ada "fancy party" yang memungkinkan (harus kali ya) kita bisa gonta - ganti "kostum" sesuai brand klien.
No comments:
Post a Comment